Rabu, 14 September 2016

TUGAS PRAKTIKUM MIKRO KONSELING
“ANALISIS KASUS DENGAN TEORI ABC”














Disusun Oleh :
Dewi Azida Wati
145000073





PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
2016




KASUS 1
Fina adalah siswi kelas IX yang akan menghadapi UN. Fina pada awalnya sangat percaya diri jika dia akan lulus UN sehingga Fina sangat rajin belajar.  Namun teman-teman fina mengatakan bahwa UN di tahun ini sangat ketat dan jika tidak lulus maka tidak ada ujian susulan. Teman-teman Fina menyarankan supaya Fina memanfaatkan kunci jawaban yang diberikan oleh teman-temannya. Ternyata Fina terpengaruh oleh teman-temannya dan Fina belajar tidak seperti biasanya. Fina belajar hanya sedikit-sedikit karena sudah tidak bersemangat lagi untuk belajar setelah mendengar perkataan teman-temannya. Akhirnya pada saat UN tiba Fina takut membuka kunci jawaban dan kesulitan untuk menjawab soal.

Antecedent
Terpengaruh teman
Behavior
Belajar hanya sedikit-sedikit
Consequence

Takut membuka kunci jawaban
Fina kesulitan menjawab soal

Kesimpulan masalah: Fina kurang percaya diri.








KASUS 2
Fanani adalah seorang mahasiswa semester 5 yang setiap hari bekerja di kantor Ayahnya. Fanani sangat sibuk dengan pekerjaan yang diberikan oleh Ayahnya sehingga Fanani tidak sempat untuk belajar. Selama dalam perjalanan ke kampus Fanani mempercepat perjalanan dengan tergesa-gesa karena Fanani belum mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen. Sesampai di kampus Fanani merasa malu karena hanya dia yang belum mengerjakan tugas, Fanani juga merasa cemas karena tidak yakin apakah tugasnya bisa selesai secepatnya.

Antecedent
Terlalu sibuk dengan pekerjaan
Tidak sempat belajar
Behavior
Mempercepat perjalanan dengan tergesa-gesah
Consequence
Malu dan cemas

Kesimpulan masalah: Fanani tidak bisa mengatur waktu dengan baik.















KASUS 3
Dina adalah siswi kelas XII yang sangat menyukai model baju kekinian. Dina juga siswi yang mempunyai hoby belanja. Orang tua Dina bekerja dengan menghasilkan uang yang pas-pasan. Setiap hari Dina diberi uang dengan harapan Dina bisa menabung untuk membeli buku. Setiap hari orang tua Dina selalu menegur supaya bisa memanfaatkan uang dengan baik, namun Dina tidak pernah menghiraukan perkataan orang tuanya. Semua uang dipakai untuk belanja pakaian. Sehingga pada suatu waktu Guru kelas Dina menyuruh untuk membeli buku. Akhirnya Dina merasa bingung dan takut dimarahi orang tuanya jika Dina meminta uang lagi.

Antecedent
Dina menyukai model baju kekinian
Dina mempunyai hoby belanja
Orang tua Dina bekerja dengan hasil pas-pasan
Ditegur orang tua
Behavior
Dina tidak menghiraukan perkataan orang tua
Membelanjakan semua uang
Consequence
Bingung dan takut dimarahi


Kesimpulan masalah: Dina tidak bisa mengatur uang dan lebih mengutamakan keinginannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar